Featured Posts

1 2 3

2012/10/29

HP Pamer Lagi Ultrabook dengan Windows 8


Setelah memamerkan UltraBook Envy X2 di acara peluncuran Windows 8 dua hari yang lalu (27/10), HP kembali memamerkan UltraBook dengan OS Windows 8. Apakah itu?
Hewlett-Packards (HP) kembali memamerkan UltraBook terbarunya dengan OS Windows 8, yakni HP Spectre.
"Mengikuti kehadiran HP Envy sebelumnya, kami menawarkan kepada pengguna HP Spectre," ujar Blair Crookston, Category Director, Printing and Personal System, HP Indonesia.
Di keterangan resminya diterangkan bahwa HP Spectre memiliki ketebalan 14,5mm dan berat 1,39 kg. Untuk tampilan display pun beresolusi HD dengan ukuran 13,3 inci.
Untuk penyimpanan (storage), HP Spectre memiliki kapasitas sebesar 256 GB dan baterai yang tahan hingga 8 jam. Sementara untuk koneksi juga meliputi Gigabit Ethernet, USB 3.0 dan HDMI.
Lalu untuk prosesor, HP Spectre menggunakan Intel Core terbaru, yang juga diperkuat Intel Smart Connect Technology; yang mampu mengupdate email secara otomatis, meski dalam mode sleep.
Lalu untuk audio, HP Spectre menampilkan fitur Beats Audio. Penjualan HP Spectre juga terbagi menjadi dua pilihan, yakni dengan OS Windows 8 dan Windows 7, yang tentunya dengan penawaran harga berbeda. [Sumber]
read more

2012/10/28

Musuh Besar Windows 8 Adalah Windows XP?


Meski sambutan meriah didapat oleh Windows 8, namun sistem operasi baru tersebut harus berjuang keras untuk bersaing dengan 'saudara tuanya' sendiri yakni Windows XP.
Sistem operasi Windows XP yang saat ini sudah berusia 11 tahun, digunakan oleh 30% pengguna PC di seluruh dunia, demikian ungkap firma analitik StatCounter, seperti diwartakan Mashable.
Meski Microsoft sudah berhenti menjualnya sejak tahun 2010, namun dikabarkan Windows XP merupakan sistem operasi terpopuler hingga saat ini.
Menurut firman tersebut, pada bulan September, XP memegang market sharesekitar 27,64% pengguna di seluruh dunia, di bawah Windows 7 dengan prosentase pengguna 52,2%,
"Data statistik kami mengkonfirmasi teori bahwa pengguna bisnis masih enggan untuk berpindah dari XP, karena interface baru Windows 8 sangat berbeda dari yang sebelumnya" ujar Aodhan Cullen, CEO dari StatCounter.
"Perubahan yang cukup mendasar pada tampilan pengguna, mungkin dapat meningkatkan tingkat keengganan pengguna untuk meng-upgrade ke OS baru," tambah Cullen.
Komplain terbesar di Windows 8 adalah perubahan drastisnya untuk desain, karena hilangnya tombol Start; sebuah ciri khas Windows sejak tahun 1995.
Hal tersebut dikatakan bisa merupakan resiko yang bisa membuat para pengguna enggan untuk berpindah ke sistem operasi baru tersebut. [Sumber]
read more

Windows 8, Pertaruhan Terbesar CEO Microsoft


Sukses atau tidaknya Windows 8, disebut oleh beberapa pengamat sebagai pertaruhan terbesar dari CEO Microsoft, Steve Ballmer.
Dilansir IndiaTimes, pada hari Jumat ini (26/11), Microsoft akan memperlihatkan sistem terbaru mereka, yakni Windows 8. Apabila sukses, maka Microsoft akan melampaui jauh Apple, Google dan Amazon untuk sektor tablet dan smartphone.
Selain itu, jika Windows 8 sukses, maka hal itu akan membuktikan bahwa Microsoft masih merupakan salah satu unsur penting di dunia komputasi dunia.
"Peluncuran Windows 8 merupakan momen-momen penting bagi Microsoft," ujar Patrick Moorhead, analis dari firma Insights & Strategy.
Kita tunggu saja. [Sumber]
read more

Skype 6.0 Terintegrasi dengan Facebook


Update terbaru dari Skype, yakni Skype versi 6.0 menghadirkan beberapa fitur terbaru. Apa saja?
Diwartakan oleh Mashable, Skype telah merilis versi terbaru software untuk dekstop, Mac dan Windows.
Versi terbaru dari Skype 6.0 sudah termasuk fitur integrasi Facebook dan akun Microsoft, yang berarti para pengguna bisa masuk ke Skype dengan menggunakan akun Facebook dan Microsoft milik mereka.
Selain itu, di Skype 6.0 ini para pengguna juga bisa menggunakan kontak-kontak dari Windows Live Messenger, Hotmail dan Outlook.com dengan menggunakan Skype.
Panggilan audio dan video untuk kontak Windows Live Messenger melalui Skype belum tersdia, namun pihak Skype berjanji untuk segera menghadirkannya.
Skype for Windows juga menghadirkan enam bahasa, yakni Thailand, Kroasia, Slovenia, Serbia, Katalan dan Slovakia. Lalu Skype For Windows juga memperkenalkan tampilan muka baru.
Sementara Skype 6.0 untuk Mac memberikan kemampuan kepada penggunanya untuk melakukan chat dalam beberapa window, dan juga memberikan support untuk tampilan display Retina.
Untuk mengunduh Skype 6.0, langsung saja klik ke sini. [Sumber]

read more

Windows 8 Resmi Melenggang di Indonesia

Berselang sekitar satu hari dari peluncuran untuk kawasan Asia Pasifik, Windows 8 akhirnya secara resmi telah diluncurkan di Indonesia.

Dihadirkan dalam tiga versi, yakni Windows 8, Windows 8 Pro, dan Windows 8 RT. Microsoft menjanjikan pengalaman yang sama bagi pengguna desktop, tablet, maupun smartphone.

Windows 8 coba menawarkan pengalaman baru bagi pengguna Windows sebelumnya. Hal ini lantaran Windows 8 tampil dengan user interface lebih segar yang awalnya sempat disebut Metro. 

Tampilan tatap muka Metro tersebut diyakini Microsoft sebagai tampilan palinguser friendly ketika dijajal.

Selain itu, terintegrasi di dalamnya adalah sebuah 'cloud-connected apps' yang diberi nama skydrive. 

Dalam demo yang ditunjukkan Lucky Gani, Bussiness Group lead Microsoft Indonesia, melalui aplikasi ini pengguna dapat menyimpan file pribadinya dalam layanan cloud milik microsoft tersebut.

Saat ini Windows 8 sudah dapat didapatkan di seluruh retail partner microsoft Indonesia, mulai harga USD 69,99.

Bagi yang sudah tak sabar mencicipi sistem operasi tersebut, Microsoft sudah menyediakan dua jalur distribusi. Pengguna bisa langsung download di situs Microsoft atau membeli paket instalasi berbentuk DVD yang akan segera beredar di Tanah Air.

Bila ingin upgrade ke Windows 8 ini, pastikan Anda memenuhi system requirment yang di antaranya, minimum prosesor 1 GHz, 2 GB RAM, 20 GB hard disk space, 1366x768 screen resolution, DirectX 9 graphics processor dengan WDDM driver.  (Sumber)
read more

2012/10/27

Microsoft Resmi Luncurkan Windows 8


Sistem operasi terbaru besutan Microsoft, Windows 8, resmi diluncurkan. Salah satu lokasi peluncurannya adalah di Singapura. Seperti apa?
Windows 8 diluncurkan secara serentak mulai dari wilayah Asia Pasifik yang kemudian disusul secara serentak pula di wilayah Amerika dan Eropa. Untuk wilayah Asia, selain di Tokyo, Jepang, peluncuran sistem operasi terbaru milik Microsoft ini juga dilakukan di Singapura.
Dilansir ABS-CBN News, peluncuran Windows 8 di Singapura dihelat dalam acara yang meriah di Gedung Esplanade, Kamis malam (25/10). Acara ini dihadiri langsung oleh Presiden Direktur Microsoft Regional Asia Pasifik Tracey Fellows.
Windows 8 hadir dengan tampilan antarmuka (interface) yang sama sekali berbeda dari Windows versi sebelumnya. Sistem operasi ini didesain untuk memenuhi kebutuhan pengguna pada platform desktop dan tablet PC sekaligus.
"Tablet PC akan menjadi perangkat masa depan sehingga Microsoft perlu mengembangkan aplikasinya sesuai dengan perangkat tersebut. Keberadaan dua versi Windows 8 (untukdekstop dan tablet PC) bukan dimaksudkan untuk membuat bingung pengguna, melainkan untuk fleksibilitas penggunaannya," ujar Fellows.
Ia menjelaskan, saat ini Windows 8 sudah digunakan oleh lebih dari seribu jenis komputer dan tablet PC beragam merek. Windows 8 juga didukung dengan jutaan aplikasi dari pihak ketiga yang tersedia di situs Windows Store.
Dengan peluncuran resmi ini, maka peminat Windows 8 sudah bisa melakukan pembelian untuk berbagai kebutuhan. Fellows mengatakan, Windows 8 menawarkan berbagai kemudahan dalam satu perangkat.
"Selama ini orang cenderung menggunakan banyak peranti untuk berbagai macam kebutuhan seperti bisnis dan hiburan. Sekarang tidak perlu lagi karena dengan Windows 8 semua bisa didapat dalam satu device," kata Fellows.
Peluncuran Windows 8 disambut rekanan Microsoft, seperti Asus, Acer, Dell, Fujitsu, HP, Lenovo, LG, Samsung, Sony, and Toshiba. Mereka telah menyediakan lebih dari 50 jenisdevice baru yang menggunakan Windows 8. (Sumber)
read more

Inilah Perbedaan iPad 3 dengan iPad 4


iPad generasi ketiga atau New iPad, atau iPad 3, baru saja dirilis pada 7 Maret 2012. Namun selang tujuh bulan kemudian, tepatnya 23 Oktober 2012, Apple sudah kembali meluncurkan iPad generasi terbaru yang disebut sebagai iPad 4.
Dengan hadirnya iPad 4 bernama resmi 'iPad with Retina Display' ini, Apple juga memutuskan 'pensiunkan' iPad 3 atau New iPad. Dengan kata lain, kehadiran iPad 4 membuat Apple melakukan stop produksi untuk iPad 3 dan menarik perangkat yang hanya berumur tujuh bulan itu dari pasar. Sebuah keputusan yang cukup mengejutkan banyak pihak.
Dengan 'hilangnya' iPad 3 di pasaran, kini jajaran produk iPad yang ada sekarang hanyalah iPad 2, iPad with Retina Display (iPad 4), dan iPad Mini.
Pertanyaannya kini, mengapa Apple harus melengserkan iPad 3? Jawaban simpelnya adalah karena perkembangan teknologi terbilang pesat.
Kehadiran iPad 4 menggantikan iPad 3 juga dianggap banyak kalangan sebagai salah satu strategi dagang Apple untuk tetap menjadi yang terdepan di pasar tablet kelas premium.
Secara kasat mata, tidak ada perubahan berarti antara iPad 3 dengan iPad 4 karena masih menggunakan dimensi yang sama dan juga teknologi Retina Display pada layarnya. Tapi bagaimana dengan isi komponen di dalamnya?
Setidaknya ada tiga perbedaan mendasar antara iPad 3 dan iPad 4.
Prosesor
iPad 4 menggunakan prosesor A6X, sedangkan iPad 3 memakai A5X. Kedua prosesor ini menggunakan CPU (central processing unit) dual-core, dan GPU (graphics processing unit)quad-core. Namun Apple mengklaim performa A6X lebih cepat dua kali lipat dibanding A5X.
Konektor
Perangkat mobile Apple kini memiliki dock konektor standar baru, berukuran 8 pin, dan diberi nama Lightning Connector. Konektor baru ini kini digunakan di iPhone 5 dan iPod touch generasi 5, juga iPad Mini. Sedangkan iPad 3 masih menggunakan dock konektor lama yang berukuran 30 pin.
Karena itulah, Apple menggantinya dengan iPad 4 yang telah memakai Lightning Connector. Keputusan ini diambil demi menjaga ekosistem perangkat mobile Apple di masa depan.
Perluasan Jaringan 4G LTE
Ketika mengumumkan iPad 3 pada Maret lalu, Apple menginformasikan bahwa tablet ini hanya mendukung jaringan 4G LTE di Kanada dan AS.
Begitu tablet ini mulai dipasarkan, Apple mendapat banyak kritikan lantaran pengguna di beberapa negara, termasuk Inggris dan Australia, tidak dapat terkoneksi ke jaringan 4G LTE dari iPad 3 mereka. Apple bahkan dituding membohongi publik Australia.
Belajar dari banyaknya protes ini, Apple nampaknya tak ingin mengecewakan calon pembeli iPad selanjutnya. Apple memperluas dukungan jaringan 4G LTE pada iPad 4, agar tablet ini bisa digunakan di banyak negara.
Selain tiga perbedaan mendasar tadi, ada satu lagi perbedaan kecil antara iPad 3 dengan iPad 4, yakni peningkatan resolusi pada kamera. Meskipun masih memakai iSight kamera lima megapiksel di bagian belakang, namun untuk FaceTime kamera di bagian depan mengalami peningkatan dari 0,3 megapiksel menjadi 1,2 megapiksel HD.
Sementara untuk harganya, iPad 4 dibandrol dengan harga sama dengan iPad 3. Untuk model WiFi berkapasitas 16 GB, Apple membandrol perangkat ini dengan harga US$499 (Rp4,8 juta). Sedangkan untuk versi WiFi + 4G LTE berkapasitas 16 GB, dijual seharga US$629 (Rp6,1 juta). [Sumber]
read more
Blogger Template by Clairvo