Rentetan acara Windows 8 terus bergulir. Setelah akhir pekan lalu sistem operasi terbaru Microsoft ini diumumkan secara serentak di global, berlanjut ke Indonesia, kini para vendornya yang ambil bagian.
Salah satunya adalah Asus, pabrikan asal Taiwan ini memperkenalkan jajaran 'senjata' terbarunya yang berbasis Windows 8.
"Kita punya untuk beragam segmen mulai dari atas sampai paling bawah. Segmen menengah ke bawah, kita punya VivoBook. Untuk yang menginginkan notebook sekaligus tablet, kita punya VivoTab. Sedangkan kelas premium ada Asus Taichi," ujar Bussiness Development Manager Asus Indonesia, Juliana Cen, di Jakarta, Senin (29/10/2012).
Dijelaskan Juliana, VivoBook akan hadir dalam berbagai versi, yakni S200 dengan layar 11,6 inch dan S400 dengan layar 14 inch. Keduanya sudah didukung dengan touchscreen pada layarnya.
Produk yang diperkuat oleh pilihan prosesor mulai dari Intel Dual Core sampai Core i3/i5 tersebut tersedia dalam pilihan layar 11,6 inch (untuk VivoBook S200) dan 14 inch (untuk VivoBook S400).
"Di layar sentuhnya kita punya smart gesture, yang mempunyai kelebihan intutive touch, quick response, high sensitivy, dan noise reduction," tambah Juliana.
Dia juga menambahkan, VivoBook S200 dan S400 juga hadir dengan media penyimpanan cloud yakni WebStorage sebesar 32 GB yang bisa dinikmati secara cuma-cuma selama 3 tahun.
Fasilitas ini melengkapi penyimpanan hardisk berkapasitas hingga 500 GB atau 500 GB + 24 GB Solid State Drive (untuk VivoBook S400) yang disediakan.
Selain VivoBook, Asus juga memperkenalkan VivoTab RT, tablet berbasis Windows RT pertamanya. VivoTab RT memiliki fitur mobile dock yang mengubah tablet menjadi notebook.
VivoTab RT sendiri diperkuat oleh prosesor quad core bertenaga yakni Nvidia Tegra 3 untuk menghadirkan pengalaman responsif dan mulus saat menjalankan Windows RT.
"Soal harga, Vivobook dibanderol dengan harga mulai dari USD 479, sementara S400 dipasarkan mulai dari harga kisaran USD 699, tergantung spesifikasi yang digunakan," tandas Juliana. (Sumber)
read more
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
2012/10/29
Perusahaan elektronik asal Jepang, NEC, meluncurkan produk ultrabook yang diklaim sebagai ultrabook paling ringan di dunia yaitu NEC LaVie Z.
Rekor ultrabook sebelumnya dipegang Lenovo melalui ultrabook berlabel ThinkPad X1 Carbon dengan berat 1,4kg, kemudian dikalahkan ultrabook Gigabyte X11dengan bobot 975 gram.
Lalu bagaimana dengan NEC LaVie Z? Ultrabook besutan NEC ini berhasil mengalahkan Lenovo ThinkPad X1 Carbon dan Gigabyte X11, karena NEC LaVie Z ini hanya memiliki bobot 875 gram, atau 100 gram lebih ringan dibanding Gigabyte X11.
Dilansir dari Engadget, rahasia ringannya bobot ultrabook ini terletak pada rancangan khusus serta bahan lithium-magnesium yang sangat enteng.
Namun menjadi yang paling ringan tidak membuatnya yang paling tipis. NEC LaVie Z memiliki bodi cukup solid dengan ketebalan sekitar 14,9 mm di titik tertebalnya. Seperti kebanyakan ultrabook, LaVie Z memiliki layar berukuran 13,3 inci serta prosesor Intel generasi ketiga.
NEC memasarkan LaVie Z dalam dua model spesifikasi. Untuk segmen harga lebih murah, ada LaVie Z dengan prosesor Intel Core i5-3317U dengan media penyimpanan SSD sebesar 128 GB. Model ini dipasarkan di Jepang dengan bandrol 130,000 atau sekitar Rp15,2 juta.
Sedangkan untuk performa lebih tinggi, tersedia LaVie Z dengan prosesor i7-3517U serta SSD berkapasitas 256 GB. Untuk model ini dijual dengan harga 160.000 atau sekitar Rp18,7 juta.
Kedua model ini mengusung RAM sebesar 4GB serta konektivitas Wi-Fi, USB 3.0, SDXC slot, HDMI dan Bluetooth. Sementara daya tahan baterainya diklaim dapat bertahan hingga 8,1 jam. [Sumber]
read more
Setelah memamerkan UltraBook Envy X2 di acara peluncuran Windows 8 dua hari yang lalu (27/10), HP kembali memamerkan UltraBook dengan OS Windows 8. Apakah itu?
Hewlett-Packards (HP) kembali memamerkan UltraBook terbarunya dengan OS Windows 8, yakni HP Spectre.
"Mengikuti kehadiran HP Envy sebelumnya, kami menawarkan kepada pengguna HP Spectre," ujar Blair Crookston, Category Director, Printing and Personal System, HP Indonesia.
Di keterangan resminya diterangkan bahwa HP Spectre memiliki ketebalan 14,5mm dan berat 1,39 kg. Untuk tampilan display pun beresolusi HD dengan ukuran 13,3 inci.
Untuk penyimpanan (storage), HP Spectre memiliki kapasitas sebesar 256 GB dan baterai yang tahan hingga 8 jam. Sementara untuk koneksi juga meliputi Gigabit Ethernet, USB 3.0 dan HDMI.
Lalu untuk prosesor, HP Spectre menggunakan Intel Core terbaru, yang juga diperkuat Intel Smart Connect Technology; yang mampu mengupdate email secara otomatis, meski dalam mode sleep.
Lalu untuk audio, HP Spectre menampilkan fitur Beats Audio. Penjualan HP Spectre juga terbagi menjadi dua pilihan, yakni dengan OS Windows 8 dan Windows 7, yang tentunya dengan penawaran harga berbeda. [Sumber]
read more
2012/06/22
Kehadiran sistem operasi terbaru Microsoft juga sudah diantisipasi Asus untuk semua lini produk komputer jinjingnya. Bagi yang kadung membeli laptop, netbook, maupun ultrabook Asus dengan Windows 7, nanti bisa minta di-upgrade ke Windows 8.
Menurut Juliana Cen, Manager Produk & Marketing Asus Indonesia, upgrade ini berlaku bagi setiap pembelian produk terhitung mulai 2 Juni 2012 hingga Januari 2013.
"Upgrade-nya bisa dilakukan secara online nanti setelah Windows 8 resmi diluncurkan Microsoft," kata Juliana dalam peluncuran Zenbook Prime di Airman, Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (21/6/2012).
Migrasi dari Windows 7 ke Windows 8 ini akan memakan biaya USD 14,99 atau sekitar Rp 130 ribu. Asus sendiri memperkirakan sistim operasi terbaru itu akan diluncurkan Microsoft di sekitar bulan Oktober atau November 2012 ini. Sumber read more
Menurut Juliana Cen, Manager Produk & Marketing Asus Indonesia, upgrade ini berlaku bagi setiap pembelian produk terhitung mulai 2 Juni 2012 hingga Januari 2013.
"Upgrade-nya bisa dilakukan secara online nanti setelah Windows 8 resmi diluncurkan Microsoft," kata Juliana dalam peluncuran Zenbook Prime di Airman, Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (21/6/2012).
Migrasi dari Windows 7 ke Windows 8 ini akan memakan biaya USD 14,99 atau sekitar Rp 130 ribu. Asus sendiri memperkirakan sistim operasi terbaru itu akan diluncurkan Microsoft di sekitar bulan Oktober atau November 2012 ini. Sumber read more
2012/06/20
Demi memperkuat posisinya sebagai produsen komputer terbesar di Indonesia, Hewlett-Packard (HP) menggelontorkan sejumlah produk terbaru. Tidak tangung-tanggung, ada 6 produk yang diluncurkan vendor asal Amerika Serikat tersebut.
Ada berbagai jenis produk yang diperkenalkan, mulai dari yang paling bawah hingga untuk pengguna komputer kelas atas dan keluarga. Semuanya memiliki fitur dan banderol sesuai dengan segmentasinya.
"Hari ini dengan bangga kami meluncurkan produk-produk HP yang serba ultra. Ultra slim, ultra canggih, ultra battery life dan sebagainya," umbar Danny Lee, Country General Manager Personal Systems Group, HP Indonesia.
Produk yang dimaksud oleh Lee antara lain, HP Envy Ultrabook, Envy 4 Ultrabook, Pavilion dm4, Pavilion g4 series, Pavilion m6 dan desktop all in one Omni 27.
Seluruh produk tersebut rencananya akan segera tersedia di pasaran dengan harga bervariasi, dimulai dari Rp 6 jutaan hingga yang paling mahal yaitu Omni 27 dengan banderol Rp 17 jutaan.
"Hari ini kami menawarkan rangkaian terbaru ultrabook paling komprehensif di industri ini, serta all in onedesktop PC yang menegaskan standar komputasi di masa depan," tambah Lee, di Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (20/6/2012).
Salah satu yang menarik perhatian adalah HP Envy Ultrabook. Perangkat ini mengusung ketebalan 19,8 mm, serta berat mulai dari 1,75 kg. Dari sisi fitur, Envy Ultrabook sudah mengusung soft-touch, touchpad anti selip berwarna merah atau hitam.
Dari sisi lebar layar, Envy Ultrabook tersedia dalam ukuran display 14 dan 15,6 inch. Dapur pacunya didukung oleh prosesor terbaru Intel serta menawarkan baterai yang dapat menyala hingga 8-9 jam. Sumber read more
Ada berbagai jenis produk yang diperkenalkan, mulai dari yang paling bawah hingga untuk pengguna komputer kelas atas dan keluarga. Semuanya memiliki fitur dan banderol sesuai dengan segmentasinya.
"Hari ini dengan bangga kami meluncurkan produk-produk HP yang serba ultra. Ultra slim, ultra canggih, ultra battery life dan sebagainya," umbar Danny Lee, Country General Manager Personal Systems Group, HP Indonesia.
Produk yang dimaksud oleh Lee antara lain, HP Envy Ultrabook, Envy 4 Ultrabook, Pavilion dm4, Pavilion g4 series, Pavilion m6 dan desktop all in one Omni 27.
Seluruh produk tersebut rencananya akan segera tersedia di pasaran dengan harga bervariasi, dimulai dari Rp 6 jutaan hingga yang paling mahal yaitu Omni 27 dengan banderol Rp 17 jutaan.
"Hari ini kami menawarkan rangkaian terbaru ultrabook paling komprehensif di industri ini, serta all in onedesktop PC yang menegaskan standar komputasi di masa depan," tambah Lee, di Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (20/6/2012).
Salah satu yang menarik perhatian adalah HP Envy Ultrabook. Perangkat ini mengusung ketebalan 19,8 mm, serta berat mulai dari 1,75 kg. Dari sisi fitur, Envy Ultrabook sudah mengusung soft-touch, touchpad anti selip berwarna merah atau hitam.
Dari sisi lebar layar, Envy Ultrabook tersedia dalam ukuran display 14 dan 15,6 inch. Dapur pacunya didukung oleh prosesor terbaru Intel serta menawarkan baterai yang dapat menyala hingga 8-9 jam. Sumber read more
Sebagian orang boleh saja menilai Surface bisa menjadi ancaman bagi iPad atau tablet Android. Meski demikian, ada juga yang berpendapat tablet besutan Microsoft ini tidak ada apa-apanya jika mau dibandingkan dengan kedua jenis tablet yang sudah merajalela tersebut.
Pendapat ini dikemukakan Peter Misek, analis dari Jefferies. Dia melontarkan komentar tersebut berkaitan dengan sisi ekosistem sistem operasi (OS) Windows. Menurutnya, OS Windows kurang diminati para developer untuk membuat aplikasi.
"Faktor terpenting dalam kesuksesan sebuah tablet adalah ekosistem. Berdasarkan hasil diskusi kami dengan para developer, kami menemukan kurangnya antusiasme mereka," kata Misek seperti dilansir Reuters, Rabu (20/6/2012).
Dia juga berpendapat, jika tabletnya ingin bersaing dengan iPad, Microsoft harus membanderol harganya lebih murah dibandingkan tablet besutan Apple tersebut.
Misek memperkirakan, tablet Windows 8 harus berjuang keras bersaing dengan iPad yang menawarkan lebih dari 225 ribu aplikasi dan tablet populer berbasis Android seperti Galaxy Tab.
Microsoft baru saja memperkenalkan Surface awal pekan ini. Surface akan hadir dalam dua versi, yang pertama menggunakan Windows RT dan versi high-performance yang menggunakan Windows 8 Pro. Sumber read more
Pendapat ini dikemukakan Peter Misek, analis dari Jefferies. Dia melontarkan komentar tersebut berkaitan dengan sisi ekosistem sistem operasi (OS) Windows. Menurutnya, OS Windows kurang diminati para developer untuk membuat aplikasi.
"Faktor terpenting dalam kesuksesan sebuah tablet adalah ekosistem. Berdasarkan hasil diskusi kami dengan para developer, kami menemukan kurangnya antusiasme mereka," kata Misek seperti dilansir Reuters, Rabu (20/6/2012).
Dia juga berpendapat, jika tabletnya ingin bersaing dengan iPad, Microsoft harus membanderol harganya lebih murah dibandingkan tablet besutan Apple tersebut.
Misek memperkirakan, tablet Windows 8 harus berjuang keras bersaing dengan iPad yang menawarkan lebih dari 225 ribu aplikasi dan tablet populer berbasis Android seperti Galaxy Tab.
Microsoft baru saja memperkenalkan Surface awal pekan ini. Surface akan hadir dalam dua versi, yang pertama menggunakan Windows RT dan versi high-performance yang menggunakan Windows 8 Pro. Sumber read more
2012/05/21
BBIndo.web.id — Microsoft secara diam-diam meluncurkan situs jejaring sosial sendiri, Socl, Minggu (20/5/2012). Penyebutan nama Socl adalah "Social" dan beralamat di So.cl.
Proyek jejaring sosial Microsoft sebenarnya sudah bocor sejak akhir 2011, bahkan sudah diketahui secara pasti bahwa akan diberi nama Socl.
Pada halaman "About" Socl, diterangkan bahwa jejaring sosial ini merupakan sebuah proyek penelitian eksperimental untuk tujuan pembelajaran yang dikembangkan oleh FUSE Labs dari Microsoft.
Socl menggabungkan jejaring sosial dan pencarian guna membantu masyarakat umum, terutama pelajar dan mahasiswa, untuk menemukan dan berbagi halaman web yang menarik.
Data hasil pencarian di Socl didukung oleh mesin pencari Bing.
Di Socl, pengguna dapat melakukan login menggunakan akun Facebook atau Windows Live. Begitu masuk ke Socl, pengguna akan dihadapkan pada berbagai topik dan usulan untuk mengundang teman ke Socl.
Terdapat rentetan menu di sebelah kiri layar, mulai dari post, profile, video parties hingga followingdan followers.
Fitur yang cukup menarik adalah video parties, yang memungkinkan pengguna mencari, menonton, dan mengumpulkan video dengan pengguna lainnya.
Tombol ikon "home" berada di kiri atas layar, diapit oleh logo Socl dan kotak mesin pencari. Seperti halnya Facebook, menu home akan menampilkan feed atau kabar terkini dari para pengguna Socl.
Pengguna dapat melakukan posting dan membagi situs web atau konten menarik lainnya. Setiapposting yang muncul di feed bisa dikomentari (comment), dibagi (share) dan ditandai (tag).
Ada cara yang cukup berbeda untuk menanggapi setiap posting di Socl, yakni Riff. Microsoft menjelaskan, Riff merupakan cara baru untuk berinteraksi dan mengimprovisasi konten.
Pengguna dapat melakukan posting dan membagi situs web atau konten menarik lainnya. Setiapposting yang muncul di feed bisa dikomentari (comment), dibagi (share) dan ditandai (tag).
Ada cara yang cukup berbeda untuk menanggapi setiap posting di Socl, yakni Riff. Microsoft menjelaskan, Riff merupakan cara baru untuk berinteraksi dan mengimprovisasi konten.
Notifikasi aktivitas di Socl bisa dilihat dengan mengeklik kotak di sebelah nama dan foto pengguna yang terletak di kanan atas layar. Jika ada notifikasi, kotak tersebut akan berwarna oranye. Sumber
read more
BBindo.web.id - Kematian mouse komputer sudah dekat. Bagaimana tidak, fungsi mouse sudah mulai tergantikan layar sentuh, trackpad, sistem pengenal gerak dan teknologi baru yang akan muncul.
Mendengar kata mouse membawa kita kembali pada 2008. Mouse yang rendah hati ini menemani manusia selama 40 tahun dan masih bisa melihatnya di samping keyboard Anda.
Mouse juga memiliki masa jaya dan turun sejak diciptakan di Stanford Research Institute pada 1963 oleh Douglas Engelbart. Saat itu, Engelbart menamai perangkat ini mouse karena kabel yang keluar dari bagian belakang perangkat untuk menghubungkannya ke komputer tampak seperti ekor tikus.
Teknologi mouse komputer yang berinteraksi dengan permukaan atas yang bergerak telah melalui perubahan, mulai dari roda, bola, optik, laser, bahkan giroskop. Namun, tujuannya kurang lebih tak berubah, yakni untuk menggerakkan kursor di layar dan dikombinasikan beberapa jumlah tombol untuk menyelesaikan tugas lain.
Arahkan dan klik, seret dan jatuhkan merupakan beberapa bahasa yang banyak orang ketahui dari mouse. Bentuk mouse juga tak mengalami banyak perubahan namun bukan berarti perusahaan belum mencoba menemukan desain ‘baru’ mouse.
Perusahaan-perusahaan pernah bereksperimen dengan bentuk mouse dan hasilnya, terkadang tampak lucu. Ingat mouse ‘Hockery Puck’ buatan Apple yang disertakan dengan komputer iMac pertama? Mouse ini memiliki bentuk benar-benar bulat.
Bentuk ini menarik dengan cara Apple, kecuali Anda meletakkan tangan di atas mouse ini tanpa melihat mouse. Selain itu, tak ada cara mengetahui apakah Anda dengan benar menentukan sumbu X dan Y agar selaras vertikal dan horisontal saat menggerakkan mouse di layar.
Selama bertahun-tahun, Apple bersikeras mouse yang benar harus memiliki tombol, namun tombol ini harus berjumlah satu. Jadi, sementara pengguna PC bisa dengan benar-benar baik menggunakan tombol tambahan di sebelah kanan yang berfungsi untuk menyalin dan menempel dan fungsi berguna lainnya, pengguna Apple butuh dua tangan (Control-klik, Option-klik).
Namun, ‘lebih banyak tombol lebih baik’ bisa menjadi cukup konyol sebagaimana dicontohkan pada beberapa desain mouse untuk gamer yang memiliki banyak tombol. Namun, kembali pada fungsi aslinya, benarkah mouse menuju masa ‘kadaluarsa’? Sumber
Mouse akan tetap ada selama ada orang yang memilih menggunakannya dibanding layar sentuh atau metode lainnya. Jadi, sederhananya, masa ‘kadaluarsa’ mouse pasti akan tiba, namun, Anda memiliki peran dalam menentukan ini.
read more
2012/05/06
Petinggi Apple, Tim Cook sempat terganggu ketika pertanyaan soal penggabungan produk tablet dan notebook dilayangkan kepadanya. Pasalnya, model ini sudah diterapkan pesaing Apple, Asus.
Mari mengenal produk Asus yang banyak dinilai analis teknologi sebagai terobosan menjanjikan. Setelah Asus Transformer, Asus merilis Asus Eee Pad Slider SL101. Tablet dengan layar 10.1 inci ditempelkan keyboard fisik ala notebook. Sentuh, slide, dan ketik menjadi keunggulan SL101.
Desain
Dari segi bentuk, Asus Eee Pad Slider SL101 memberikan kesegaran. Anda tidak perlu lagi membeli dan memasang keyboard tambahan seperti pada Asus Transformer.
Keyboard penuh layaknya notebook biasa ini nyaman untuk pengetikan teks yang panjang. Ukuran tombolnya tepat sehingga menyisakan ruang gerak jari yang lega. Kendati kurang menyisakan ruang istirahat untuk tangan.
Bisnis
SL101 terlihat kompak. Tapi, layar 10.1 inci terlalu besar untuk mobilitas kerja. Ditambah bobot 960 gram yang kurang nyaman untuk ditopang satu tangan saat di jalan. Ukuran layar pun terlalu besar untuk dapat dinikmati dalam posisi vertikal. Penggabungan tablet dan notebook ini malah menyulitkan mobilitas dan penggunaan.
Di luar tujuannya untuk mobilitas, SL101 lebih nyaman digunakan bekerja saat di kantor atau rumah. Layar yang disangga agar miring ini nyaman dipandang dalam posisi duduk tegak.
Aplikasi Polaris Office disiapkan untuk produktivitas mobile. Anda dapat mengedit tugas kantor dalam perjalanan. Asus menyediakan Webstorage untuk penyimpanan dokumen unlimited selama satu tahun. Anda dapat berbagi data dengan mudah. Masih ditambah dengan solusi komputasi awan MyCloud.
Hiburan
Layar 10.1 inci baru terasa tepat saat menikmati hiburan video. SL101 menyimpan kekuatan CPU dual-core NVIDIA Tegra 2.1.0GHz yang mendukung pemutaran video 1080p dengan mulus. Port miniHDMI dapat menghubungkan tablet dengan TV.
Anda dapat pula menjalankan multi-tasking untuk melompat ke aplikasi lain dengan menekan tombol sentuh menu pada sistem operasi Android 3.1.
Speaker dengan Supreme SRS Sound memberikan dentuman bass yang bulat. Dengan port USB berukuran penuh, Anda dapat memutar video yang disimpan di flashdisk atau hard disk eksternal.
Panel IPS dibuat dari kaca Corning Gorilla yang tangguh dan anti-gores. Sudut penglihatan hingga 178 derajat dapat dimanfaatkan untuk menonton bersama. Warna-warni film animasi terlihat cerah di sini.
Minus
Selain dari bobot dan ukuran layar, SL101 menyimpan kekurangan lain. Kamera SL101 memiliki kualitas yang buruk. Kamera 5 MP terdengar menjanjikan. Tapi, bukan untuk kemampuan pada pencahayaan minim. Hasil foto pada malam hari diwarnai dengan bintik-bintik noise yang mengganggu. Detail foto pun terlihat kurang tajam. Apalagi tanpa bantuan LED flash, memotret pada malam hari hanya menghasilkan foto yang kurang indah untuk diunggah ke Instagram.
Keyboard fisik belum menjadi solusi terbaik pada SL101. Ruang gerak mengetik masih terasa janggal. Ditambah bobot yang relatif berat untuk tablet malah menjadi kurang kompak. Apabila ukuran layar dipangkas menjadi 7-8 inci, mungkin Asus Eee Pad Slider dapat menjadi tablet yang portabel.
Harga: Rp5.250.000
Rival: Samsung Galaxy Tab 7 Plus
Harga: Rp5.250.000
Rival: Samsung Galaxy Tab 7 Plus
Spesifikasi
Sistem Operasi: Android Honeycomb 3.1 (bisa pembaruan v3.2)
Dimensi: 273 x 180,3 x 17,3 mm, 960 gram
Layar: 10.1" LED Backlight WXGA (1280x800), multitouch
CPU: NVIDIA Tegra 2
Memori: 1GB, 16GB/32GB (internal), Unlimited ASUS Web Storage
Konektivitas: WLAN 802.11 b/g/n@2.4GHz, Bluetooth V2.1+EDR, USB 2.0, Mini HDMI, x Audio Jack (Headphone/Mic-In)
Kamera: 1.2 MP (depan), 5 MP (belakang)
Sensor: G-sensor, Light Sensor, Gyroscope
Aplikasi: ASUS Launcher, MyLibrary, MyNet, MyCloud, File manager, Kindle books, Zinio Magazine, PressReader, Polaris Office, ASUS sync
Baterai: 25Wh Li-Polymer Battery
Waktu Siaga: hingga 16 jam (dengan docking station)
Waktu Pakai: hingga 8 jam (memutar video 720p, dengan terang LCD 60). Sumber
read more
Layar: 10.1" LED Backlight WXGA (1280x800), multitouch
CPU: NVIDIA Tegra 2
Memori: 1GB, 16GB/32GB (internal), Unlimited ASUS Web Storage
Konektivitas: WLAN 802.11 b/g/n@2.4GHz, Bluetooth V2.1+EDR, USB 2.0, Mini HDMI, x Audio Jack (Headphone/Mic-In)
Kamera: 1.2 MP (depan), 5 MP (belakang)
Sensor: G-sensor, Light Sensor, Gyroscope
Aplikasi: ASUS Launcher, MyLibrary, MyNet, MyCloud, File manager, Kindle books, Zinio Magazine, PressReader, Polaris Office, ASUS sync
Baterai: 25Wh Li-Polymer Battery
Waktu Siaga: hingga 16 jam (dengan docking station)
Waktu Pakai: hingga 8 jam (memutar video 720p, dengan terang LCD 60). Sumber
2012/05/03
Sony baru saja meluncurkan ultrabook pertama, Vaio T-series dengan ukuran layar 13,3 inci dan 11,6 inci. Keduanya memiliki kemampuan menakjubkan. Penasaran?
Kedua ultrabook ini menggunakan rangka terbuat dari alumunium dan magnesium. Selain itu baterai perangkat ini mampu bertahan selama sembilan jam.
Menariknya, ultrabook ini dapat dimatikan atau dinyalakan cukup membuka dan menutupnya. Dalam mode siaga, perangkat ini mampu bertahan selama 90 hari tanpa isi ulang baterai.
Perangkat ini menggunakan Intel Core i3-2367M, RAM 4GB, HDD 320GB, SSD 32GB, layar beresolusi 1.366x768 degan grafis HD3000 Intel, Wi-Fi, HDMI, VGA, Bluetooth dan USB.
Ultrabook seberat 700 gram ini berjalan menggunakan sistem operasi (OS) Windows 7. Sumber
read more
2011/03/11
BEIJING - Lenovo menambah varian unit laptop ThinkPad dengan enam model baru. Meski tidak menampilkan desain yang radikal, namun dengan model baru ini, Lenovo akan melakukan beberapa perubahan signifikan pada ThinkPad seri T, L, dan W.
Produsen PC asal China itu memperkenalkan total enam model baru, yakni T420s, T420, T520, L420, L520 dan W520. Seri T menampilkan desain laptop yang tipis dan ringan, sementara seri L memiliki harga banderol lebih murah serta lebih ramah lingkungan.
Sedangkan, ThinkPad seri W sama halnya seperti tempat kerja mobile, menggunakan prosesor Intel Extreme Edition serta grafik standar
Semua laptop anyar ini menampilkan chip terbaru seri i Core Intel atau yang biasa dikenal sebagai Sandy Bridge. Lenovo mengklaim, chip ini akan meningkatkan performa laptop hingga 20 persen serta menggandakan grafik laptop.
Sayangnya, ThinkPad edisi anyar ini belum bisa dipasarkan hingga 29 Maret mendatang. Namun, mereka toh sempat membocorkan perkiraan harga untuk masing-masing tipe sebagaimana dilansir CNet, Selasa (22/2/2011):
ThinkPad T420s; USD1,329
ThinkPadT420; USD779
ThinkPadT520; USD909
ThinkPadL420; USD719
ThinkPadL520; USD719
ThinkPadW520; USD1,329 read more
Produsen PC asal China itu memperkenalkan total enam model baru, yakni T420s, T420, T520, L420, L520 dan W520. Seri T menampilkan desain laptop yang tipis dan ringan, sementara seri L memiliki harga banderol lebih murah serta lebih ramah lingkungan.
Sedangkan, ThinkPad seri W sama halnya seperti tempat kerja mobile, menggunakan prosesor Intel Extreme Edition serta grafik standar
Semua laptop anyar ini menampilkan chip terbaru seri i Core Intel atau yang biasa dikenal sebagai Sandy Bridge. Lenovo mengklaim, chip ini akan meningkatkan performa laptop hingga 20 persen serta menggandakan grafik laptop.
Sayangnya, ThinkPad edisi anyar ini belum bisa dipasarkan hingga 29 Maret mendatang. Namun, mereka toh sempat membocorkan perkiraan harga untuk masing-masing tipe sebagaimana dilansir CNet, Selasa (22/2/2011):
ThinkPad T420s; USD1,329
ThinkPadT420; USD779
ThinkPadT520; USD909
ThinkPadL420; USD719
ThinkPadL520; USD719
ThinkPadW520; USD1,329 read more
2011/02/27
JAKARTA - Fujitsu PC Asia Pasific hari ini meluncurkan notebook yang berbasis OS Meego pertama di Asia Pasifik, LIFEBOOK MH330.
MeeGo adalah sebuah sistem operational mobile open-source yang berbasis Linux, yang umumnya diarahkan untuk perangkat mobile.
Sistem operasi MeeGo menyediakan interface yang interaktif, beragam kemampuan jejaring sosial, dan meningkatkan pengalaman pengguna dalam Fujitsu LIFEBOOK MH330.
"Untuk konsumen kami, netbook berbasis MeeGo adalah standar baru untuk pengalaman berkomputer masa depan. Netbook Fujitsu ini mengkristalisasi kedua produk turunan terbaiknya dan MeeGo menjadi bagian dari upaya penggabungan Fujitsu dan Intel bagi industri netbook untuk mengambil langkah besar ke depan," ujar Mr Lim Teck Sin, Vice President Engineering and Product Marketing - Fujitsu PC Asia Pasific.
"Bagi para pengguna multimedia yang menantikan peningkatan interaktivitas dan akses multimedia yang cepat, LIFEBOOK MH330 terbaru akan dapat memenuhi harapan mereka," tambah Lim Teck Sin.
"Intel menyambut Fujitsu dan produsen lainnya ke ekosistem MeeGo untuk memberikan konsumen pengalaman netbook personal dengan baterai yang optimal, dukungan multimedia yang banyak dan waktu boot yang cepat." kata Ram Peddibhotla, System Software Marketing Director, Intel Corporation.
LIFEBOOK MH330 baru dari Fujitsu menghadirkan tampilan muka MeeGo untuk membolehkan pengguna memiliki akses tanpa batas ke beragam aplikasi berguna yang mencakup perangkat jejaring sosial serta kemampuan multimedia.
Para pengguna bisa mendapatkan update otomatis dan kemudahan pemindahan antara aplikasi, browser dan berbagai situs jejaring sosial pada kehebatan user interface MeeGo yang juga fleksibel dan mudah digunakan.
Selain itu, pengguna dapat dengan mudah mengelola perangkat sistem, jaringan, waktu dan tanggal, serta email, melalui panel navigasi yang sederhana dan mudah.
Didesain khusus untuk para pecinta multimedia, panel media memberikan tampilan terorganisir untuk dokumen video dan musik yang disimpan di ‘media library’ dan menawarkan akses dan pemutar secara cepat. Panel juga memiliki pengatur yang tertanam di dalamnya untuk pemutaran kembali.
Panel Myzone menawarkan tampilan aktivitas pribadi penggunanya dan menunjukkan informasi terkini secara cepat mengenai kejadian dalam media sosial mereka. Bisa terhubung dengan mudah dengan perangkat jejaring sosial popular seperti Twitter dan Facebook, atau berhubungan dengan teman-teman dengan chatting. read more
MeeGo adalah sebuah sistem operational mobile open-source yang berbasis Linux, yang umumnya diarahkan untuk perangkat mobile.
Sistem operasi MeeGo menyediakan interface yang interaktif, beragam kemampuan jejaring sosial, dan meningkatkan pengalaman pengguna dalam Fujitsu LIFEBOOK MH330.
"Untuk konsumen kami, netbook berbasis MeeGo adalah standar baru untuk pengalaman berkomputer masa depan. Netbook Fujitsu ini mengkristalisasi kedua produk turunan terbaiknya dan MeeGo menjadi bagian dari upaya penggabungan Fujitsu dan Intel bagi industri netbook untuk mengambil langkah besar ke depan," ujar Mr Lim Teck Sin, Vice President Engineering and Product Marketing - Fujitsu PC Asia Pasific.
"Bagi para pengguna multimedia yang menantikan peningkatan interaktivitas dan akses multimedia yang cepat, LIFEBOOK MH330 terbaru akan dapat memenuhi harapan mereka," tambah Lim Teck Sin.
"Intel menyambut Fujitsu dan produsen lainnya ke ekosistem MeeGo untuk memberikan konsumen pengalaman netbook personal dengan baterai yang optimal, dukungan multimedia yang banyak dan waktu boot yang cepat." kata Ram Peddibhotla, System Software Marketing Director, Intel Corporation.
LIFEBOOK MH330 baru dari Fujitsu menghadirkan tampilan muka MeeGo untuk membolehkan pengguna memiliki akses tanpa batas ke beragam aplikasi berguna yang mencakup perangkat jejaring sosial serta kemampuan multimedia.
Para pengguna bisa mendapatkan update otomatis dan kemudahan pemindahan antara aplikasi, browser dan berbagai situs jejaring sosial pada kehebatan user interface MeeGo yang juga fleksibel dan mudah digunakan.
Selain itu, pengguna dapat dengan mudah mengelola perangkat sistem, jaringan, waktu dan tanggal, serta email, melalui panel navigasi yang sederhana dan mudah.
Didesain khusus untuk para pecinta multimedia, panel media memberikan tampilan terorganisir untuk dokumen video dan musik yang disimpan di ‘media library’ dan menawarkan akses dan pemutar secara cepat. Panel juga memiliki pengatur yang tertanam di dalamnya untuk pemutaran kembali.
Panel Myzone menawarkan tampilan aktivitas pribadi penggunanya dan menunjukkan informasi terkini secara cepat mengenai kejadian dalam media sosial mereka. Bisa terhubung dengan mudah dengan perangkat jejaring sosial popular seperti Twitter dan Facebook, atau berhubungan dengan teman-teman dengan chatting. read more
JAKARTA - Fujitsu menghadirkan STYLISTIC Q550, PC slate kelas eksekutif yang dirancang untuk kebutuhan keamanan tingkat tinggi akan komputasi perusahaan yang sangat aktif.
Fujitsu STYLISTIC Q550 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan akan komputasi yang aktif dan mobile dan mengintegrasikannya dengan mulus ke infrastruktur ICT yang sudah ada.
Integrasi disediakan dengan sistem operasional Windows Microsoft 7. Biaya peluncuran dan lisensi tambahan dibatasi karena PC Slate menggunakan perangkat lunak sama yang sudah ditempatkan di infrastruktur perusahaan.
Fitur-fitur yang tersedia juga membantu mengatur Fujitsu PC slate terpisah dari peranti mobile lainnya. STYLISTIC Q550 dibedakan oleh unsur-unsur seperti daya tahan baterai untuk bekerja seharian penuh dan layar anti-silau 10,1 inci yang memungkinkan digunakan baik di dalam maupun di luar ruangan. Konektifitas hadir melalui WLAN, Bluetooth dan pilihan 3G/UMTS mobile broadband, yang memungkinkan sebuah kolaborasi seperti berbagi dokumen saat beraktifitas.
Seiring dengan ergonomi yang sangat baik, Fujitsu membuat mobile data entry lebih mudah dengan menggabungkan beberapa multiple touch interface dengan input pena yang tepat dan bertekanan sensitif.
STYLISTIC Q550 secara otomatis mengenali saat pengguna bekerja dengan pena, yang memungkinkan mereka mengistirahatkan tangan mereka pada layar saat menulis. Perangkat lunak pengenalan menulis tangan yang tertanam didalamnya mengkonversi input ke teks. Saat pena tidak digunakan, PC slate secara otomatis mengatur ulang ke interface sentuh.
"Fujitsu STYLISTIC Q550 menggarisbawahi bahwa kita memahami perusahaan membutuhkan peranti mobile aman yang menyediakan integrasi canggih ke infrastruktur TI yang ada. Singkatnya, STYLISTIC Q550 adalah PC slate kelas eksekutif pertama di dunia," jelas Lim Teck Sin, Vice President, Product Marketing and Engineering, Fujitsu PC Asia Pacific, melalui keterangan resminya, Sabtu (26/2/2011).
"STYLISTIC Q550 memberikan daya dan performa rendah dengan prosesor Intel Atom yang akan datang, dengan nama kode 'Oak Trail',” ungkap Doug Davis, Vice President and General Manager of the Netbook and Tablet Group, Intel.
"Prosesor Atom memberikan pengalaman multi-tasking yang banyak bagi para pelaku bisnis dengan fungsionalitas seperti PC dan daya tahan baterai sepanjang hari bagi para profesional yang aktif bepergian," tandasnya. read more
Fujitsu STYLISTIC Q550 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan akan komputasi yang aktif dan mobile dan mengintegrasikannya dengan mulus ke infrastruktur ICT yang sudah ada.
Integrasi disediakan dengan sistem operasional Windows Microsoft 7. Biaya peluncuran dan lisensi tambahan dibatasi karena PC Slate menggunakan perangkat lunak sama yang sudah ditempatkan di infrastruktur perusahaan.
Fitur-fitur yang tersedia juga membantu mengatur Fujitsu PC slate terpisah dari peranti mobile lainnya. STYLISTIC Q550 dibedakan oleh unsur-unsur seperti daya tahan baterai untuk bekerja seharian penuh dan layar anti-silau 10,1 inci yang memungkinkan digunakan baik di dalam maupun di luar ruangan. Konektifitas hadir melalui WLAN, Bluetooth dan pilihan 3G/UMTS mobile broadband, yang memungkinkan sebuah kolaborasi seperti berbagi dokumen saat beraktifitas.
Seiring dengan ergonomi yang sangat baik, Fujitsu membuat mobile data entry lebih mudah dengan menggabungkan beberapa multiple touch interface dengan input pena yang tepat dan bertekanan sensitif.
STYLISTIC Q550 secara otomatis mengenali saat pengguna bekerja dengan pena, yang memungkinkan mereka mengistirahatkan tangan mereka pada layar saat menulis. Perangkat lunak pengenalan menulis tangan yang tertanam didalamnya mengkonversi input ke teks. Saat pena tidak digunakan, PC slate secara otomatis mengatur ulang ke interface sentuh.
"Fujitsu STYLISTIC Q550 menggarisbawahi bahwa kita memahami perusahaan membutuhkan peranti mobile aman yang menyediakan integrasi canggih ke infrastruktur TI yang ada. Singkatnya, STYLISTIC Q550 adalah PC slate kelas eksekutif pertama di dunia," jelas Lim Teck Sin, Vice President, Product Marketing and Engineering, Fujitsu PC Asia Pacific, melalui keterangan resminya, Sabtu (26/2/2011).
"STYLISTIC Q550 memberikan daya dan performa rendah dengan prosesor Intel Atom yang akan datang, dengan nama kode 'Oak Trail',” ungkap Doug Davis, Vice President and General Manager of the Netbook and Tablet Group, Intel.
"Prosesor Atom memberikan pengalaman multi-tasking yang banyak bagi para pelaku bisnis dengan fungsionalitas seperti PC dan daya tahan baterai sepanjang hari bagi para profesional yang aktif bepergian," tandasnya. read more
2011/02/26
SEOUL - Samsung kembali meluncurkan notebook ultra-tipis pada hari Kamis waktu setempat, kehadiran laptop ini berusaha meningkatkan kehadirannya di segmen komputer high-end mobile didominasi oleh Apple Inc.
Samsung, muncul sebagai salah satu saingan kuat untuk menantang Apple yang kuat di smartphone dan pasar tablet komputer, kini mulai melirik pasar notebook. Apple berusaha untuk mereplikasi keberhasilan iPhone dan iPad dengan seri MacBook-nya.
Samsung meluncurkan 9 notebook ringan yang diklaim tidak kalah tipis dengan Apple MacBook Air, yang diperkenalkan pada bulan Oktober. Samsung mengatakan laptop baru akan dihargai 2.5 juta won di Korea dan akan meluncurkan secara global pada bulan depan di Amerika dan Eropa. Demikian yang dilansir Reuters,Jumat (25/2/2011).
Apple sukses mendepak Hewlett-Packard pada kuartal terakhir sebagai pembuat komputer jinjing di dunia, hasil ini tak terlepas didorong oleh penjualan kuat tablet iPad. Menurut data DisplaySearch Apple telah mengirimkan lebih dari 10 juta notebook dan komputer tablet pada kuartal terakhir yang membuat mereka menguasai 17 persen pangsa pasar atau hampir satu juta lebih dari HP, yang memiliki 15,6 persen.
Samsung mengatakan pada hari Kamis bahwa ia ingin menjadi pemain No 6 global di pasar mobile PC tahun ini dari tempat ketujuh tahun lalu. read more
Samsung, muncul sebagai salah satu saingan kuat untuk menantang Apple yang kuat di smartphone dan pasar tablet komputer, kini mulai melirik pasar notebook. Apple berusaha untuk mereplikasi keberhasilan iPhone dan iPad dengan seri MacBook-nya.
Samsung meluncurkan 9 notebook ringan yang diklaim tidak kalah tipis dengan Apple MacBook Air, yang diperkenalkan pada bulan Oktober. Samsung mengatakan laptop baru akan dihargai 2.5 juta won di Korea dan akan meluncurkan secara global pada bulan depan di Amerika dan Eropa. Demikian yang dilansir Reuters,Jumat (25/2/2011).
Apple sukses mendepak Hewlett-Packard pada kuartal terakhir sebagai pembuat komputer jinjing di dunia, hasil ini tak terlepas didorong oleh penjualan kuat tablet iPad. Menurut data DisplaySearch Apple telah mengirimkan lebih dari 10 juta notebook dan komputer tablet pada kuartal terakhir yang membuat mereka menguasai 17 persen pangsa pasar atau hampir satu juta lebih dari HP, yang memiliki 15,6 persen.
Samsung mengatakan pada hari Kamis bahwa ia ingin menjadi pemain No 6 global di pasar mobile PC tahun ini dari tempat ketujuh tahun lalu. read more
2011/02/17
NPD Group Inc mengungkapkan, para produsen notebook tidak perlu cemas volume penjualan mereka akan turun akibat kehadiran komputer tablet. Sebab, survei NPD menemukan, notebook tetap menjadi prioritas utama konsumen pada saat ini.
"Komputer-komputer generasi baru seperti tablet memang sangat menarik. Namun, tablet tidak akan mampu menyamai tenaga komputasi, kapasitas penyimpanan, dan kelengkapan fungsi notebook," tutur Director Information Technology & Entertainment NPD Group Inc Darrel Ryce.
Karena notebook tetap menjadi platform komputasi pilihan utama konsumen, NPD yakin volume penjualan global notebook pada musim belanja akhir tahun, yaitu pada kuartal keempat (Oktober-Desember) 2010, akan meningkat antara 50 persen hingga 70 persen per tahun.
Di pasar PC global, notebook memang tidak akan tergusur oleh tablet karena teknologi notebook terus berkembang. Paling mutakhir, layar notebook pada saat ini sudah mampu menampilkan konten 3D (tiga dimensi), seperti televisi 3D. Firma riset DisplaySearch Ltd menemukan, volume penjualan notebook3D global baru mencapai 66.000 unit pada 2009, dengan pangsa 0,04 persen di pasar notebook global.
DisplaySearch memprediksi, volume penjualan global notebook 3D akan melonjak menjadi 17,7 juta unit pada 2018, sehingga notebook 3D akan menguasai pangsa 3,2 persen di pasar notebook global. DisplaySearch mengungkapkan, lonjakan popularitas notebook 3D terjadi berkat peningkatan adopsi televisi 3D. DisplaySearch memperkirakan, volume penjualan global televisi 3D akan melambung menjadi 64 juta unit pada 2018, dari 0,2 juta unit pada 2009.
"Kami memperkirakan, pasar panel display 3D akan bertumbuh pesat mulai 2010. Panel display 3D menjadi semakin populer karena konten 3D menjadi semakin banyak tersedia," ujar Director Display Technologies DisplaySearch Ltd Jennifer Colegrove. read more
"Komputer-komputer generasi baru seperti tablet memang sangat menarik. Namun, tablet tidak akan mampu menyamai tenaga komputasi, kapasitas penyimpanan, dan kelengkapan fungsi notebook," tutur Director Information Technology & Entertainment NPD Group Inc Darrel Ryce.
Karena notebook tetap menjadi platform komputasi pilihan utama konsumen, NPD yakin volume penjualan global notebook pada musim belanja akhir tahun, yaitu pada kuartal keempat (Oktober-Desember) 2010, akan meningkat antara 50 persen hingga 70 persen per tahun.
Di pasar PC global, notebook memang tidak akan tergusur oleh tablet karena teknologi notebook terus berkembang. Paling mutakhir, layar notebook pada saat ini sudah mampu menampilkan konten 3D (tiga dimensi), seperti televisi 3D. Firma riset DisplaySearch Ltd menemukan, volume penjualan notebook3D global baru mencapai 66.000 unit pada 2009, dengan pangsa 0,04 persen di pasar notebook global.
DisplaySearch memprediksi, volume penjualan global notebook 3D akan melonjak menjadi 17,7 juta unit pada 2018, sehingga notebook 3D akan menguasai pangsa 3,2 persen di pasar notebook global. DisplaySearch mengungkapkan, lonjakan popularitas notebook 3D terjadi berkat peningkatan adopsi televisi 3D. DisplaySearch memperkirakan, volume penjualan global televisi 3D akan melambung menjadi 64 juta unit pada 2018, dari 0,2 juta unit pada 2009.
"Kami memperkirakan, pasar panel display 3D akan bertumbuh pesat mulai 2010. Panel display 3D menjadi semakin populer karena konten 3D menjadi semakin banyak tersedia," ujar Director Display Technologies DisplaySearch Ltd Jennifer Colegrove. read more
Langganan:
Postingan (Atom)





