TAIPEI - Produksi tablet besutan produsen Blackberry, RIM, dikabarkan telah dimulai. Tablet bertajuk PlayBook itu ditargetkan laku satu juta unit di kuartal pertama 2011 ini.
Dilansir melalui Digitimes, Minggu (16/1/2011), salah satu pabrik yang ditugaskan memproduksi PlayBook membocorkan target ini. Quanta Computer mengatakan RIM bertekad untuk mengalahkan target penjualan tablet Motorola Xoom.
Motorola sendiri menargetkan akan menjual sekira 700 ribu hingga 800 ribu unit tablet Xoom.
Sejumlah pejabat di perusahaan pembuat notebook kabarnya telah merekomendasikan terkait PlayBook. Mereka menganggap perangkat ini cukup hebat, baik dari segi sistem operasi maupun antarmuka pengguna (user interface). Kebanyakan mereka telah 'berkenalan' dengan PlayBook saat perhelatan Consumer Electronic Show (CES) beberapa waktu lalu.
RIM sendiri dikabarkan akan meluncurkan PlayBook secara global pada kuartal pertama tahun ini, tepatnya bulan Maret.
PlayBook cukup percaya diri mengusung layar berukuran 7 inci, yang sudah dipersenjatai dengan prosesor dual core. Selain itu dukungan PlayBook terhadap konten berbasis Adobe Flash dan Adobe Air, membuat tablet RIM ini mampu memberikan konten yang jauh lebih kaya. Untuk urusan koneksi PlayBook akan dilengkapi dengan wifi dan jaringan 3G.
read more
2011/03/06
DIKENALKAN perdana di Asia, BlackBerry tablet PlayBook memukau sekitar 700 orang pengembang aplikasi yang menghadiri BlackBerry Developer Conference Asia 2011 (Devcon Asia) di Bali beberapa waktu lalu.
Director Developer Relations RIM Mike Kirkup mendemonstrasikan kemampuan multitaskingOS PlayBook dengan melakukan empat pekerjaan sekaligus, yakni menjalankan video,membuka internet, melihat foto, dan bermain game tiga dimensi (3D).
Tablet berprosesor dual core dan RAM 1 GB itu tak sedikit pun menunjukkan gejala tersendat. Dukungan Open GL 2.0 membuat grafis 3D tampil tajam dan di-render cepat tanpa degradasi performa. Kirkup juga menunjukkan cara kendali yang unik dari PlayBook yang disebut gesture. Untuk berpindah dari aplikasi satu ke lainnya, dia menyapukan jemarinya ke bezelsecara vertikal. Jika bezel disentuh dari atas ke bawah, maka shortcut ke menu setting akan muncul. Sementara, untuk menonaktifkan aplikasi di sistem tray, tinggal menyapukan ujung jari dari tengah penampang layar ke arah atas. Mengetik di PlayBook, menurut Kirkup, tak berbeda dengan mengetik di smartphone Black- Berry standar,yakni menggunakan dua ibu jari.
"Ukuran PlayBook yang hanya 7 inci membuatnya lebih praktis untuk mengetik," paparnya. Selain WebWorks, sistem operasi QNX pada PlayBook juga mendukung Adobe Air 0.9.2,Flash 10.1, Open GL, serta Java. Menurut Julian Dolce, Platform Lead, QNX software System, hal ini membuat developer jadi lebih bebas dalam membuat aplikasi pada PlayBook.
"Terserah mereka ingin membuat aplikasi dengan basicWebWorks, Flash, Air, atau lainnya," ia bertutur. Aplikasi NBA Game Time yang dibangun dari Adobe Air dan Flash, misalnya,terlihat sangat interaktif dan smooth.Di sela-sela slideshow gambar, muncul informasi skor, jadwal pertandingan, dan lainlainnya. Dolce juga mengungkap bahwa aplikasi Flash yang ada di peramban (browser) PlayBook berfitur penuh. Artinya, pengguna bisa membuka video di Facebook, bermain game, membuka YouTube, serta situs berbasis Flash lainnya.
"Platform Flash dalam perangkat mobile adalah pengalaman luar biasa.Tak ada beda dengan berselancar di komputer biasa," ujar Dolce. Managing Director RIM Asia Pasifik Gregory Wade mengatakan, PlayBook adalah 'professional grade' tablet pertama. Terutama dengan dukungan layanan BlackBerry Enterprise Service (BES) dan keamanan enkripsi data.
"Hal ini yang membedakan PlayBook dengan tablet yang sudah ada.Tak hanya digunakan untuk content consumtion, PlayBook juga menjadi alat produktivitas. Cocok untuk profesional,juga personal," katanya. "Fitur-fitur di PlayBook didesain untuk memberikan apa yang dibutuhkan pengguna," ia menambahkan. Kendati bukan mayoritas, Wade mengungkap bahwa tablet akan terus tumbuh secara global pada 2011.
"Tablet adalah kategori baru dan sangat penting bagi RIM," katanya.Diperkirakan, penjualan tablet pada tahun ini akan mencapai 55 juta unit secara global.
Sebagai perbandingan, selama 2010 Apple sudah menjual lebih dari 13 juta iPad di seluruh dunia. PlayBook akan diluncurkan pada akhir kuartal pertama 2011 di Amerika, dan kuartal kedua di Asia. Untuk harga, CEO RIM Mike Lazaridis menjanjikan tablet tersebut tak akan lebih dari USD500 (di bawah Rp5 jutaan). Hingga saat ini, beberapa fitur PlayBook masih dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan. Salah satunya adalah pairing melalui Bluetooth dengan smartphone BlackBerry.
Dengan begitu, pengguna nantinya bisa mengakses BlackBerry Messenger (BBM) melalui PlayBook. Selain itu, soal daya tahan baterai PlayBook. "Saat ini fitur-fitur PlayBook masih dalam tahap pengembangan. Jadi, kami belum bisa memberikan pernyataan resmi," tegas Francois Mahieu, Senior Director, APAC Product Management RIM. Meski modalnya cukup kokoh, RIM tidak bisa bersantai. Sebab, pada tahun ini pasar komputer tablet bakal meningkat secara signifikan. Selain banyaknya saingan dari vendor, juga sistem operasi khusus tablet yang bermunculan, mulai Android 3.0 keluaran Google, iOS milik Apple,Windows 7 tablet keluaran Microsoft, serta kolaborasi Palm webOS dan Hewlett-Packard (HP). Siapa pemenangnya? Tinggal menunggu juri yang paling adil: pasar. read more
Director Developer Relations RIM Mike Kirkup mendemonstrasikan kemampuan multitaskingOS PlayBook dengan melakukan empat pekerjaan sekaligus, yakni menjalankan video,membuka internet, melihat foto, dan bermain game tiga dimensi (3D).
Tablet berprosesor dual core dan RAM 1 GB itu tak sedikit pun menunjukkan gejala tersendat. Dukungan Open GL 2.0 membuat grafis 3D tampil tajam dan di-render cepat tanpa degradasi performa. Kirkup juga menunjukkan cara kendali yang unik dari PlayBook yang disebut gesture. Untuk berpindah dari aplikasi satu ke lainnya, dia menyapukan jemarinya ke bezelsecara vertikal. Jika bezel disentuh dari atas ke bawah, maka shortcut ke menu setting akan muncul. Sementara, untuk menonaktifkan aplikasi di sistem tray, tinggal menyapukan ujung jari dari tengah penampang layar ke arah atas. Mengetik di PlayBook, menurut Kirkup, tak berbeda dengan mengetik di smartphone Black- Berry standar,yakni menggunakan dua ibu jari.
"Ukuran PlayBook yang hanya 7 inci membuatnya lebih praktis untuk mengetik," paparnya. Selain WebWorks, sistem operasi QNX pada PlayBook juga mendukung Adobe Air 0.9.2,Flash 10.1, Open GL, serta Java. Menurut Julian Dolce, Platform Lead, QNX software System, hal ini membuat developer jadi lebih bebas dalam membuat aplikasi pada PlayBook.
"Terserah mereka ingin membuat aplikasi dengan basicWebWorks, Flash, Air, atau lainnya," ia bertutur. Aplikasi NBA Game Time yang dibangun dari Adobe Air dan Flash, misalnya,terlihat sangat interaktif dan smooth.Di sela-sela slideshow gambar, muncul informasi skor, jadwal pertandingan, dan lainlainnya. Dolce juga mengungkap bahwa aplikasi Flash yang ada di peramban (browser) PlayBook berfitur penuh. Artinya, pengguna bisa membuka video di Facebook, bermain game, membuka YouTube, serta situs berbasis Flash lainnya.
"Platform Flash dalam perangkat mobile adalah pengalaman luar biasa.Tak ada beda dengan berselancar di komputer biasa," ujar Dolce. Managing Director RIM Asia Pasifik Gregory Wade mengatakan, PlayBook adalah 'professional grade' tablet pertama. Terutama dengan dukungan layanan BlackBerry Enterprise Service (BES) dan keamanan enkripsi data.
"Hal ini yang membedakan PlayBook dengan tablet yang sudah ada.Tak hanya digunakan untuk content consumtion, PlayBook juga menjadi alat produktivitas. Cocok untuk profesional,juga personal," katanya. "Fitur-fitur di PlayBook didesain untuk memberikan apa yang dibutuhkan pengguna," ia menambahkan. Kendati bukan mayoritas, Wade mengungkap bahwa tablet akan terus tumbuh secara global pada 2011.
"Tablet adalah kategori baru dan sangat penting bagi RIM," katanya.Diperkirakan, penjualan tablet pada tahun ini akan mencapai 55 juta unit secara global.
Sebagai perbandingan, selama 2010 Apple sudah menjual lebih dari 13 juta iPad di seluruh dunia. PlayBook akan diluncurkan pada akhir kuartal pertama 2011 di Amerika, dan kuartal kedua di Asia. Untuk harga, CEO RIM Mike Lazaridis menjanjikan tablet tersebut tak akan lebih dari USD500 (di bawah Rp5 jutaan). Hingga saat ini, beberapa fitur PlayBook masih dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan. Salah satunya adalah pairing melalui Bluetooth dengan smartphone BlackBerry.
Dengan begitu, pengguna nantinya bisa mengakses BlackBerry Messenger (BBM) melalui PlayBook. Selain itu, soal daya tahan baterai PlayBook. "Saat ini fitur-fitur PlayBook masih dalam tahap pengembangan. Jadi, kami belum bisa memberikan pernyataan resmi," tegas Francois Mahieu, Senior Director, APAC Product Management RIM. Meski modalnya cukup kokoh, RIM tidak bisa bersantai. Sebab, pada tahun ini pasar komputer tablet bakal meningkat secara signifikan. Selain banyaknya saingan dari vendor, juga sistem operasi khusus tablet yang bermunculan, mulai Android 3.0 keluaran Google, iOS milik Apple,Windows 7 tablet keluaran Microsoft, serta kolaborasi Palm webOS dan Hewlett-Packard (HP). Siapa pemenangnya? Tinggal menunggu juri yang paling adil: pasar. read more
CALIFORNIA - Research in Motion (RIM) telah bersiap untuk memasuki pasar tablet hanya dalam waktu hitungan hari. Buktinya seorang sumber mengatakan produksi tablet PlayBook terus digenjot.
Produksi PC tablet RIM Playbook di pabrik Quanta di Taiwan telah mencapai skala 150.000 sampai 200.000 sebulan dengan pengiriman harus siap pada awal Februari. Informasi ini sendiri datang dari mitra distributor pembuat PlayBook yang ditunjuk RIM.
Dikutip melalui DigiTimes, Senin (31/1/2011), RIM sengaja menunjuk bahwa semua tablet Playbook dibangun di Taiwan untuk menghindari dibajaknya tablet tersebut oleh perusahaan asal China. Ini juga untuk juga melindungi spesifikasi keamanan yang terdapat di dalamnya.
Pabrik asal Quanta menolak mengomentari pesanan untuk nasabah individual tetapi menyatakan bahwa masih mempertahankan kapasitas yang cukup di Taiwan untuk memenuhi kebutuhan klien, sedangkan sebagian besar lini juga diproduksi perusahaan di China.
RIM membenamkan OS di tabletnya tersebut dengan sebutan BlackBerry Tablet OS, yang merupakan hasil kembangan perusahaan bernama QNX, yang baru saja diakusisi oleh RIM beberapa waktu lalu. BlackBerry Tablet OS yang akan menawarkan OpenGL penuh dan dukungan POSIX samping standar web seperti HTML5.
Lalu, dari bagian dalamnya, PlayBook hadir dengan layar 7-inci, plus resolusi 1024 x 600 multitouch kapasitif. Prosesornya berbasis Cortex A91GHz CPU dual-core, oleh RIM menyebutnya sebagai tablet tercepat yang pernah.
Kapasitas RAM mencapai 1GB, dengan tambahan kamera dibagian depan beresolusi 3 megapixel, dan kamera belakang 5 megapixel. Bisa ditebak, PlayBook mampu menjalankan fitur video conference. read more
Produksi PC tablet RIM Playbook di pabrik Quanta di Taiwan telah mencapai skala 150.000 sampai 200.000 sebulan dengan pengiriman harus siap pada awal Februari. Informasi ini sendiri datang dari mitra distributor pembuat PlayBook yang ditunjuk RIM.
Dikutip melalui DigiTimes, Senin (31/1/2011), RIM sengaja menunjuk bahwa semua tablet Playbook dibangun di Taiwan untuk menghindari dibajaknya tablet tersebut oleh perusahaan asal China. Ini juga untuk juga melindungi spesifikasi keamanan yang terdapat di dalamnya.
Pabrik asal Quanta menolak mengomentari pesanan untuk nasabah individual tetapi menyatakan bahwa masih mempertahankan kapasitas yang cukup di Taiwan untuk memenuhi kebutuhan klien, sedangkan sebagian besar lini juga diproduksi perusahaan di China.
RIM membenamkan OS di tabletnya tersebut dengan sebutan BlackBerry Tablet OS, yang merupakan hasil kembangan perusahaan bernama QNX, yang baru saja diakusisi oleh RIM beberapa waktu lalu. BlackBerry Tablet OS yang akan menawarkan OpenGL penuh dan dukungan POSIX samping standar web seperti HTML5.
Lalu, dari bagian dalamnya, PlayBook hadir dengan layar 7-inci, plus resolusi 1024 x 600 multitouch kapasitif. Prosesornya berbasis Cortex A91GHz CPU dual-core, oleh RIM menyebutnya sebagai tablet tercepat yang pernah.
Kapasitas RAM mencapai 1GB, dengan tambahan kamera dibagian depan beresolusi 3 megapixel, dan kamera belakang 5 megapixel. Bisa ditebak, PlayBook mampu menjalankan fitur video conference. read more
CALIFORNIA - Sebuah kabar mengejutkan datang dari tablet RIM, BlackBerry PlayBook. Isu yang berkembang menyebutkan, nantinya aplikasi Android bisa berjalan di tablet berukuran 7 inci ini.
Suatu hal yang mengejutkan mengingat, RIM sendiri tak kehabisan aplikasi dan justru mendorong agar aplikasi di BlackBerry App World semakin banyak, dan bisa digunakan di PlayBook.
Rumor ini berkembang dari sumber terdekat RIM, yang menyebutkan produsen asal Kanada itu tengah berkonsultasi dengan para developer agar hal ini bisa terwujud. Bahkan, saat ini rencana ini tengah dimatangkan di lingkup internal. Demikian yang dilansir TG Daily, Sabtu (12/2/2011).
Kabarnya kemampuan aplikasi Android di PlayBook ini, RIM dinilai sengaja bagian dari strategi ini untuk memperluas pasar tablet mereka agar dapat lebih mudah diterima pasar.
Terlebih lagi, produsen BlackBerry itu dihadapkan pada tugas berat untuk memecah dominasi Apple iPad, Samsung Galaxy Tab, dan para pesaing lainnya. Apalagi jika melihat kedatangan PlayBook ke pasar yang terbilang telat.
Nah, untuk menjaga momentum pasar dan meraih kepercayaan publik, PlayBook pun harus membawa sesuatu yang baru dan segar. read more
Suatu hal yang mengejutkan mengingat, RIM sendiri tak kehabisan aplikasi dan justru mendorong agar aplikasi di BlackBerry App World semakin banyak, dan bisa digunakan di PlayBook.
Rumor ini berkembang dari sumber terdekat RIM, yang menyebutkan produsen asal Kanada itu tengah berkonsultasi dengan para developer agar hal ini bisa terwujud. Bahkan, saat ini rencana ini tengah dimatangkan di lingkup internal. Demikian yang dilansir TG Daily, Sabtu (12/2/2011).
Kabarnya kemampuan aplikasi Android di PlayBook ini, RIM dinilai sengaja bagian dari strategi ini untuk memperluas pasar tablet mereka agar dapat lebih mudah diterima pasar.
Terlebih lagi, produsen BlackBerry itu dihadapkan pada tugas berat untuk memecah dominasi Apple iPad, Samsung Galaxy Tab, dan para pesaing lainnya. Apalagi jika melihat kedatangan PlayBook ke pasar yang terbilang telat.
Nah, untuk menjaga momentum pasar dan meraih kepercayaan publik, PlayBook pun harus membawa sesuatu yang baru dan segar. read more
BARCELONA - Tidak cukup hanya menghadirkan tablet dengan konektifitas 3G, Research In Motion (RIM) juga mengumumkan rencana untuk meluncurkan dua tambahan tablet BlackBerry Playbook 4G pada paruh kedua tahun 2011, yang menampilkan dukungan untuk LTE dan HSPA +.
"Tablet BlackBerry Playbook sudah secara luas diakui untuk kinerja superior, pengalaman web yang kaya, kesiapan perusahaan dan dukungan yang mendalam untuk standar web dan alat pengembangan terbuka," kata Mike Lazaridis, Presiden dan Co CEO Research In Motion, yang okezone kutip dari situs resminya, Rabu (16/2/2011).
"Kami sekarang membangun pada keuntungan banyak pedoman BlackBerry dengan dukungan untuk jaringan 4G tambahan yang akan memungkinkan peluang bisnis ditingkatkan untuk operator dan pengembang dan pengalaman mobile yang tak tertandingi untuk pengguna," tambahnya.
Tablet Playbook 4G akan memberikan pengalaman untuk kelas profesional, pengalaman konsumen yang friendly, dengan mendefinisikan kembali kemungkinan komputasi mobile. Tablet inovatif ini masing-masing akan memberikan pengguna dengan desain ultra-portable yang menampilkan kinerja maksimal dengan real-time multitasking dan multiprocessing.
Untuk fitur browsing web termasuk dukungan untuk Adobe Flash dan konten yang menakjubkan dari multimedia HD, serta fitur keamanan yang canggih. read more
"Tablet BlackBerry Playbook sudah secara luas diakui untuk kinerja superior, pengalaman web yang kaya, kesiapan perusahaan dan dukungan yang mendalam untuk standar web dan alat pengembangan terbuka," kata Mike Lazaridis, Presiden dan Co CEO Research In Motion, yang okezone kutip dari situs resminya, Rabu (16/2/2011).
"Kami sekarang membangun pada keuntungan banyak pedoman BlackBerry dengan dukungan untuk jaringan 4G tambahan yang akan memungkinkan peluang bisnis ditingkatkan untuk operator dan pengembang dan pengalaman mobile yang tak tertandingi untuk pengguna," tambahnya.
Tablet Playbook 4G akan memberikan pengalaman untuk kelas profesional, pengalaman konsumen yang friendly, dengan mendefinisikan kembali kemungkinan komputasi mobile. Tablet inovatif ini masing-masing akan memberikan pengguna dengan desain ultra-portable yang menampilkan kinerja maksimal dengan real-time multitasking dan multiprocessing.
Untuk fitur browsing web termasuk dukungan untuk Adobe Flash dan konten yang menakjubkan dari multimedia HD, serta fitur keamanan yang canggih. read more
NEW YORK - Gembar gembor mengenai kehadiran tablet BlackBerry PlayBook semakin dekat, ini setelah informasi terbaru menunjukkan Research in Motion akan merilisnya pada tanggal 10 April.
Kendati demikian, belum jelas pada saat ini apakah RIM mengumumkan operator pertama yang akan menjadi untuk menawarkan layanan mobile data untuk itu.
Namun spekulasi lain menyebutkan, bahwa perangkat akan tersedia pada akhir Maret, tapi sekarang tanggal perusahaan justru mengambang, karena sumber RIM mengklaim tanggal 10 April menjadi awal yang tepat untuk PlayBooknya itu.
RIM dilaporkan telah memesan untuk satu juta unit dari Playbook dari mitra luar negeri manufaktur di Januari. Demikian yang dilansir TG Daily, Jumat (4/3/2011).
Ini akan menjadi produk yang sangat penting bagi RIM. Perusahaan telah benar-benar butuh penyegaran bagi pelanggan mereka. Meskipun masih tetap menjadi platform smartphone nomor 1 di AS.
Playbook dilihat oleh banyak orang sebagai kesempatan terakhir perusahaan untuk tetap di atas sebelum benar-benar dilahap oleh Android atau iPhone. Selain iPad yang pesaing langsung, Samsung Galaxy Tab dan Motorola Xoom juga tak boleh dianggap remeh.
Apalagi, langkah terakhir RIM untuk bersaing melawan para raksasa mobile baru adalah kegagalan besar. Blackberry Torch, yang pertama untuk menyertakan sistem operasi RIM Blackberry yang baru, dilihat sebagai tidak lebih dari upgrade tambahan kecil untuk perangkat lunak Blackberry. read more
Kendati demikian, belum jelas pada saat ini apakah RIM mengumumkan operator pertama yang akan menjadi untuk menawarkan layanan mobile data untuk itu.
Namun spekulasi lain menyebutkan, bahwa perangkat akan tersedia pada akhir Maret, tapi sekarang tanggal perusahaan justru mengambang, karena sumber RIM mengklaim tanggal 10 April menjadi awal yang tepat untuk PlayBooknya itu.
RIM dilaporkan telah memesan untuk satu juta unit dari Playbook dari mitra luar negeri manufaktur di Januari. Demikian yang dilansir TG Daily, Jumat (4/3/2011).
Ini akan menjadi produk yang sangat penting bagi RIM. Perusahaan telah benar-benar butuh penyegaran bagi pelanggan mereka. Meskipun masih tetap menjadi platform smartphone nomor 1 di AS.
Playbook dilihat oleh banyak orang sebagai kesempatan terakhir perusahaan untuk tetap di atas sebelum benar-benar dilahap oleh Android atau iPhone. Selain iPad yang pesaing langsung, Samsung Galaxy Tab dan Motorola Xoom juga tak boleh dianggap remeh.
Apalagi, langkah terakhir RIM untuk bersaing melawan para raksasa mobile baru adalah kegagalan besar. Blackberry Torch, yang pertama untuk menyertakan sistem operasi RIM Blackberry yang baru, dilihat sebagai tidak lebih dari upgrade tambahan kecil untuk perangkat lunak Blackberry. read more
TORONTO - Head of marketing Research In Motion (RIM), Keith Pardy, akan meninggalkan perusahaan itu, enam bulan mendatang. Alhasil, perusahaan asal Kanada harus segera mencari pengganti Pardy, mengingat vendor BlackBerry itu tengah bersiap meluncurkan tablet PC pertamanya, PlayBook.
Ya, Pardy, yang bergabung dengan RIM pada Desember 2009, secara mengejutkan mengajukan pengunduran diri, Jumat (4/3/2011) waktu setempat, dikarenakan alasan pribadi. Namun, dia baru akan benar-benar meninggalkan perusahaan enam bulan mendatang, guna membantu RIM melewati masa transisi.
Pengunduran diri Pardy yang hanya berjarak satu pekan dari rencana peluncuran PlayBook, yang diharapkan bisa menyaingi iPad milik Apple.
Meski begitu, berdasarkan analisa firma konsultan Brand Keys, BlackBerry telah kehilangan daya tariknya sejak berada di bawah kepemimpinan Pardy. Padahal, sebelumnya BlackBerry memiliki popularitas yang sama dengan Apple.
"Brand ini kehilangan gaungnya dalam beberapa tahun terakhir. Mereka tidak memiliki cirri khas brand yang bisa merengkuh konsumen seperti yang dilakukan iPhone," ujar presiden Brand Keys, Robert Passikoff, seperti dilansir Reuters, Sabtu (5/3/2011).
Analis firma riset HIS iSuppli Rhoda Alexander pun menilai, kepergian Pardy tidak akan berpengaruh signifikan terhadap kesuksesan PlayBook saat diluncurkan nanti.
"Semoga saja, saat rilis produk anda hanya berselang beberapa pekan, anda sudah menetapkan sebagian besar tugas pokok untuk memasarkan produk itu. Orang lain bisa mengeksekusi tugas itu," cetus Alexander.
Sebelum bergabung dengan RIM, Pardy sudah lama berkecimpung di bidang pemasaran konsumen. Dia bekerja 17 tahun di divisi pemasaran Coca-Cola sebelum pindah ke Nokia pada 2004. read more
Ya, Pardy, yang bergabung dengan RIM pada Desember 2009, secara mengejutkan mengajukan pengunduran diri, Jumat (4/3/2011) waktu setempat, dikarenakan alasan pribadi. Namun, dia baru akan benar-benar meninggalkan perusahaan enam bulan mendatang, guna membantu RIM melewati masa transisi.
Pengunduran diri Pardy yang hanya berjarak satu pekan dari rencana peluncuran PlayBook, yang diharapkan bisa menyaingi iPad milik Apple.
Meski begitu, berdasarkan analisa firma konsultan Brand Keys, BlackBerry telah kehilangan daya tariknya sejak berada di bawah kepemimpinan Pardy. Padahal, sebelumnya BlackBerry memiliki popularitas yang sama dengan Apple.
"Brand ini kehilangan gaungnya dalam beberapa tahun terakhir. Mereka tidak memiliki cirri khas brand yang bisa merengkuh konsumen seperti yang dilakukan iPhone," ujar presiden Brand Keys, Robert Passikoff, seperti dilansir Reuters, Sabtu (5/3/2011).
Analis firma riset HIS iSuppli Rhoda Alexander pun menilai, kepergian Pardy tidak akan berpengaruh signifikan terhadap kesuksesan PlayBook saat diluncurkan nanti.
"Semoga saja, saat rilis produk anda hanya berselang beberapa pekan, anda sudah menetapkan sebagian besar tugas pokok untuk memasarkan produk itu. Orang lain bisa mengeksekusi tugas itu," cetus Alexander.
Sebelum bergabung dengan RIM, Pardy sudah lama berkecimpung di bidang pemasaran konsumen. Dia bekerja 17 tahun di divisi pemasaran Coca-Cola sebelum pindah ke Nokia pada 2004. read more
Langganan:
Postingan (Atom)

