Featured Posts

1 2 3

2011/03/02

Hebat! Kini Ponsel Jadi Alat Belajar Dunia


Illinois – Peneliti Amerika Serikat (AS) menggunakan video pengajaran bergerak untuk menyampaikan edukasi vital di tiap bagian dunia berkembang. Manariknya, hal itu melalui ponsel.
Edukator dan fakultas di University of Illinois (UI) telah membuat video pengajaran yang bisa dilihat semua orang di seluruh dunia di rumah secara berulang kali di ponsel. Video itu bisa dengan mudah dipahami dan memuat perihal bertani, perlindungan terhadap penyakit, dan ekonomi.
Inisiatifnya memanfaatkan tersebar luasnya ponsel di dunia berkembang. Riset terbaru menemukan, 60% dari 2,4 miliar pengguna ponsel berasal dari negera berkembang.
“Hal ini merupakan paradigma yang sangat berbeda dari beberapa proyek pembangunan lainnya saat ini, yang pendidik AS diterbangkan ke bagian lain dunia untuk berinteraksi dengan orang-orang di lapangan selama beberapa minggu hingga beberapa bulan,” kata Profesor Entomologi UI Barry Pittendrigh. "Dari perspektif keuangan, hal ini jauh lebih murah dibanding pembangunan internasional."
Animasi mengurangi biaya pembuatan video pada topik tertentu dan membuat daya tarik universal. Video itu dinarasi dan bisa direkam dalam bahasa dengan dialek atau aksen.
“Video animasi ini dirancang agar dengan mudah bisa disesuaikan dengan budaya lain,” kata spesialis bidang ekstensi UI Julia Bello-Bravo. "Kami juga menangkap pengetahuan lokal dan memasukkannya ke video. Jadi ketika mereka melihat maka terkesan akrab”.
read more

Wow! China Bikin Ponsel Android Tenaga Surya


Jakarta – Perusahaan China Umeox Mobile merilis smartphone tenaga surya. Perusahaan itu mengklaim, ponsel itu menjadi ponsel Android pertama dunia bertenaga surya.
Umeox Apollo pertama muncul di Mobile World Congress (MWC) Barcelona. Ponsel itu memanfaatkan solusi sumber energi surya Intivation, perusahaan Amsterdam yang memberi solusi sumber energi alternatif ponsel.
Umeox Apollo merupakan smartphone pertama yang menggunakan sistem operasi (OS) Android Froyo (2.2). Seperti dikutip TG Daily, smartphone berlayar sentuh itu juga didukung memori flash 1GB, RAM 512 MB dan kamera 3 megapiksel yang akan menjadi senajat Umeox Apollo untuk bersaing.
Fitur-fitur itu memang terbilang biasa,satu-satunya hal menarik adalah keunikannya pada pengisian ulang baterai menggunakan energi matahari. Untuk saat ini, Umeox Apollo baru didistribusikan China.
Negara-negara lain akan segera menyusul, salah satunya Amerika Serikat (AS). Harga ponsel ini pun tergolong murah, yakni US$ 100 (Rp 882 ribu).
read more

2011/03/01

Wah, Pengguna Ponsel Makin Tak Beretika


 New York – Teknologi yang makin berkembang seharusnya diimbangi dengan kesadaran beretika dalam menggunakan teknologi itu. Faktanya, etika berteknologi malah menurun.
Sekitar 91% remaja mengaku sebagian besar orang salah menggunakan teknologi. Bahkan seperti dikutip Strait Times, tigaperempatnya menyatakan etika berteknologi telah menurun.
“Teknologi digital baru menjadi hal penting dalam kehidupan konsumen tapi kita belum mengetahui bagaimana dan kapan saat yang tepat menggunakan teknologi itu untuk diri sendiri, keluarga atau komunitas sosial,” papar kepala penelitian terkait interaksi dan pengalaman Genevieve Bell di Intel.
Menurut responden di poling Intel, saat ini makin banyak orang yang ber-SMS saat makan malam atau berbicara keras melalui ponsel di restoran, bahkan menggunakan laptop ketika sedang berkendara.
Poling pada dua ribu remaja itu menunjukkan harapan akan kesadaran beretika dalam menggunakan ponsel akan menjadi lebih baik. Pasalnya, orang yang tak memiliki sopan santun saat menggunakan ponsel di tempat umum terbukti sangat mengganggu kenyamanan orang di dekatnya.
Meski begitu, 20% responden mengaku juga memiliki masalah etika saat menggunakan perangkat teknologi. Hampir 75% responden mengaku, kurangnya sopan santun dalam menggunakan perangkat teknologi akan menciptakan kemarahan publik.
Sedangkan sekitar 65% responden mengaku sangat marah ketika ada orang yang menggunakan perangkat teknologi di waktu dan tempat yang salah.
Menurut data Intel, kebanyakan responden akan sangat marah jika orang yang sedang mengemudi kemudian juga menggunakan ponsel atau perangkat teknologi lain.
Selain itu, berbicara di depan publik dengan suara keras dan menggunakan ponsel saat sedang berjalan merupakan aktivitas lain yang dinilai sangat mengganggu.
read more

Mobile Browser Apple Tercepat

Jakarta - Letih menunggu karena halaman web di perangkat mobile lama terbuka? Coba gunakan iPad atau iPhone.

Itulah hasil studi yang dilakukan sebuah perusahaan bernama Gomez, baru-baru ini, tentang masalah kecepatan mobile browser. Mereka menghasilkan kesimpulan bahwa web browser versi mobile yang dimiliki Apple adalah tercepat dibandingkan web browser yang dimiliki Blackberry.

Menurut Gomez, iPad pada saat membuka halaman penuh hanya membutuhkan waktu rata-rata 8,4 detik. Kemudian iPhone dengan 19,7 detik, diikuti Android 36,5 detik, dan Blackberry 61 detik.

Gomez juga menganalisa berapa lama waktu masing-masing browser untuk memuat item yang terlihat di layar. Hasilnya iPad tetap berada pada posisi teratas yaitu 6,6 detik, kemudian iPhone 15,7 detik, selanjutnya Android 28,2 detik, dan Blackberry sekitar 43,8 detik. 
read more

Inilah 7 Gadget yang Mengubah Dunia


Jakarta – Saat banyak sekali gadget-gadget yang beredar di pasaran. Namun, tahukah Anda, gadget apa yang berhasil mengubah dunia?
Banyak perusahaan senang memanggil gadget baru mereka revolusioner. Terbukti, ketika Amazon pertama kali memperkenalkan pembaca e-book (buku elektronik) mereka pada 2007 dan CEO Apple Steve Jobs menggunakan kata itu ketika mendekati peluncuran tablet komputer iPad.
Hanya waktu yang bisa membuktikan akankah perangkat-perangkat ini bisa terus bertahan. Melalui sejarah, inovasi revolusioner adalah yang bisa mengubah secara fundamental cara kerja dan bermain orang dimana kehidupan modern sulit dibayangkan tanpa perangkat-perangkat ini.
Dengan segala hormat pada semua penemuan yang mengubah game dan teknologi, berikut tujuh gadget mulai dari abad 15 yang mengirimkan sulur transformatif melalui komunitas dan penginggalan yang ada saat ini.
7. Mesin Cetak
Gadget pengubah game aslinya terlalu besar dimasukkan ke dalam saku tetapi gadget ini merevolusi semua literatur. Sekitar 1450, tukang emas Jerman, Johannes Gutenburg, mengubah pencetakannya dengan mesin tekan miliknya, mesin seukuran meja.
Penemuan ini menggunakan ribuan huruf logam yang bisa bergerak dengan cepat dan mampu dengan murah menyalin teks. Mesin cetak Gutenburg membuka jalan bagi Reformasi dan Pencerahan Protestan.
6. Kamera Bidik dan Tembak
George Eastman membawa fotografi ke massa pada 1888 dengan kamera Kodak-nya. Untuk pertama kalinya, rata-rata orang bisa membekukan realitas dalam gambar yang sangat berharga dibanding seribu kata.
Dengan munculnya kamera digital 100 tahun kemudian, fotografi menjadi semakin mewabah. Kini, hampir semua ponsel dilengkapi kamera, dan perekam digital murah seperti kamera Flip bisa mendemokratisasi video juga.
5. Radio
Ketika Guglielmo Marconi mematenkan sistem telegrafi radio pada 1901, ia membayangkannya cara agar sebuah kapal bisa secara nirkabel berkomunikasi satu sama lain. Tetapi sebelum 1920, siaran reguler musik dan berita pun meledak dan mengantarkan era baru media massa.
Mulai dari monitor bayi hingga radar militer, radio kini tertanam kuat dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan untuk memanfaatkan gelombang radio akhirnya memungkinkan semua bentuk jaringan nirkabel tercipta, dari ponsel hingga Wi-Fi.
4. TV
Hampir 20 tahun radio mengguncang lanskap hiburan, siaran televisi mengirim gempa lain di 1930-an dan 1940-an. Televisi mengubah segalanya, mulai dari cara orang mendapatkan berita hingga cara beriklan.
Menakjubkannya, di mana-mana orang terbangun dengan tabung itu di depannya. Tahun lalu, Nielson memperkirakan rata-rata orang Amerika menonton lebih dari 5 jam sehari. Consumer Electronics Association (CEA) baru-baru ini memperkirakan, kepemilikan TV definisi tinggi di rumah tangga AS akan berlipat ganda dalam dua tahun terakhir.
3. PC
Dulu kala, komputer memiliki ukuran raksasa. Komputer rumah tersedia pada 1970 namun pasar baru benar-benar melepasnya ke pasaran pada 1981 melalui PC IBM yang harganya kurang dari US$ 1.600 (Rp 14 juta).
Sejak saat itu, PC menjadi lebih kecil dan lebih kuat, dan telah membuka jalan pada laptop, netbook, smartbook, smartphone dan komputasi mobile lainnya. Selain itu, komputer juga membuat Internet menjadi mungkin. Pada 2007, 75% rumah tangga AS memiliki koneksi broadband dan lebih dari 230 juta PC digunakan secara nasional.
2. Smartphone
Melanjutkan tren ke arah yang lebih kecil dan mobile, smartphone memungkinkan pengguna berselancar di Web, mengirim email dan menjalankan aplikasi dari ponsel. Seperti PC, IBM membuat smartphone pertama dunia bernama ‘Simon’ pada 1993.
Simon menawarkan keyboard layar sentuh, email dan kemampuan faks serta fungsi seperti kalender dan buku alamat. Smartphone ini dijual seharga US$ 900 (Rp 8 juta). Smartphone makin kecil dan murah pada 1990-an.
Pada dekade pertama abad ke-21, Treos, Blackberry dan iPhone pun muncul. Pew Internet & American Life Project memperkirakan, tiap hari, hampir seperlima orang Amerika menggunakan Internet pada perangkat mobile, seperti smartphone atau laptop.
Semua kenyamanan ini akan membuat ponsel tradisional mejadi hal basi. Menurut Pyramid Research, pada 2014, 60% handset baru yang dijual di AS adalah smartphone.
1. Pembaca Elektronik (E-Reader)
Sebagaipendatang baru, e-reader memilikipotensibesarmengubah caraorang mengonsumsimedia, kata wakil presidenmediadanhiburankonsultasi LEK DanSchechter.

Studi terbaruL.E.K.menemukan,hampirsetengahorangyang membelie-reader membacalebihbanyak koran,bukudanmajalah.E-reader menawarkanpengalaman membacayang lebihinteraktif.

Sementaraitu, untuk iPad dari Apple masih butuh waktuapakahperangkat ini bisa mengantar erabarukomputasitablet. Kini, sekitar10%orangmenggunakane-reader, gadgetini pun sedang ‘lepas landas,’ kataSchechter.

”Perangkat ini merupakan produkgenerasipertamadan Andasudahmelihatpeningkatanbesardalam membaca,” kataSchechter. “Perangkat ini sangat menarikdan terjual sepertikacang goreng”.
read more

Pakai Nama ChaCha, HTC Digugat


San Fransisco - Sebuah situs yang memungkinkan pengguna mem-postingpertanyaan untuk dijawab menggugat HTC. Pasalnya, situs itu mengklaim memiliki nama merek ChaCha.
Situs bernama sama dengan smartphone terbaru HTC, ChaCha, itu mengklaim pemilihan nama oleh HTC itu akan membuat bingung hasil pencarian situs tersebut. Khususnya, jika situs itu mulai membuat layanan yang bisa diakses melalui mobile web browser.
Gugatan pun telah di pengadilan Indiana Southern District Court. Meski gugatan telah dilayangkan, di Amerika Serikat (AS), HTC sama sekali belum dirilis. Alhasil, hal ini bisa menguntungkan HTC.
HTC bisa saja mengganti nama smartphone itu sebelum dipasarkan di AS terlebih dahulu. Kebanyakan vendorhandset memang sering melakukan perubahan nama jenis smartphone mereka sebelum dirilis di negara tertentu.
Seperti dikutip Digital Trends, bagi HTC gugatan seperti ini bukanlah sesuatu hal yang sulit untuk diatasi.
read more

Astaga, 9 dari 10 Anak Akses Porno Saat Belajar


London – Mengejutkan, sembilan dari 10 anak mengakses situs panas saat belajar. Bahkan, ketika orang tua telah menginstalsoftware pengawasan, anak dengan mudah mengakalinya.
Survei BitDefender ini menemukan, 12% anak meng-uninstall software pengawasan materi eksplisit di internet. Survei pada 1.570 orang tua ini mengungkap, usia rata-rata anak kecil yang menggunakan internet untuk membuka konten dewasa adalah 11 tahun.
Kemudian, 97% orang tua mengaku telah meng-install software pengawasan PC anak. Namun, 12% orang tua mengaku, anak mereka bisa dengan mudah meng-uninstall software tersebut.
Hampir duapertiga atau 62% orang dewasa mengaku pernah mengkases konten panas di internet. Sementara itu, 87% orang dewasa mengaku membolehkan anak mereka yang berusia 19 tahun ke atas membuka konten seksual di internet.
“Hal terpenting dari studi ini adalah hubungan dengan pengawasan orang tua. Meski orang tua telah mamasang software pengawasan aktivitas internet anak, mereka tahu anaknya bisa mengakses konten dewasa,” papar E-Threats Analysis and Communication Specialist BitDefender, Sabina Datchu.
Melalui hasil studi ini, BitDefender mengirimkan pesan pada orang tua mengenai pentingnya menambah perlindungan pada anak dari konten seksual di internet, lanjutnya Datchu.
read more
Blogger Template by Clairvo